Kelurahan Liligundi mengadakan kegiatan sosialisasi mengenai kasus gigitan hewan penular rabies kepada masyarakat setempat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan warga terhadap bahaya rabies yang dapat ditularkan melalui gigitan hewan seperti anjing, kucing, dan kera.
Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari petugas kesehatan Puskesmas yang memberikan penjelasan mengenai rabies, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan yang perlu dilakukan oleh masyarakat. Dalam pemaparannya, petugas kesehatan menjelaskan bahwa rabies merupakan penyakit yang sangat berbahaya karena dapat menyerang sistem saraf dan berpotensi menyebabkan kematian jika tidak segera ditangani.
Petugas kesehatan juga menjelaskan tanda-tanda hewan yang dicurigai terinfeksi rabies, antara lain perilaku hewan yang menjadi lebih agresif, mengeluarkan air liur berlebihan, serta menunjukkan perubahan perilaku yang tidak biasa. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati ketika berinteraksi dengan hewan, khususnya hewan liar atau hewan yang tidak diketahui status kesehatannya.
Selain itu, warga juga diberikan informasi mengenai langkah pertolongan pertama apabila terjadi gigitan hewan penular rabies. Masyarakat dianjurkan untuk segera mencuci luka gigitan dengan air mengalir dan sabun selama kurang lebih 15 menit, kemudian segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Liligundi dapat lebih memahami bahaya rabies serta mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi kasus gigitan hewan penular rabies. Pihak Puskesmas juga mengajak masyarakat untuk bekerja sama dalam menjaga kesehatan lingkungan dan melaporkan kepada petugas kesehatan apabila menemukan kasus gigitan hewan yang berpotensi menularkan rabies.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan baik dan mendapat respon positif dari warga yang hadir. Masyarakat berharap kegiatan edukasi kesehatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang berbagai penyakit