Liligundi – Dalam upaya mempercepat digitalisasi data perlindungan sosial (Perlinsos), Aparatur Sipil Negara (ASN) Kelurahan Liligundi turun langsung ke lapangan dengan metode jemput bola untuk menyasar masyarakat yang belum terdata atau masih tercecer dalam sistem.
Kegiatan ini dilakukan dengan mendatangi rumah-rumah warga guna melakukan pendataan, verifikasi, serta membantu masyarakat dalam melengkapi data yang diperlukan. Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh warga yang berhak memperoleh program perlindungan sosial dapat terakomodasi secara tepat sasaran melalui sistem digital.
Lurah Liligundi menyampaikan bahwa pendekatan jemput bola menjadi solusi efektif untuk menjangkau masyarakat yang mengalami kendala dalam proses pendataan, baik karena keterbatasan akses, kurangnya informasi, maupun faktor lainnya.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam proses digitalisasi data perlindungan sosial. Kehadiran ASN di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan inklusif," ujarnya.
Selain melakukan pendataan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya data kependudukan yang akurat sebagai dasar penyaluran berbagai program bantuan sosial pemerintah.
Diharapkan, kegiatan jemput bola ini mampu meningkatkan kualitas dan validitas data perlindungan sosial sehingga penyaluran bantuan dapat berjalan lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.